[Review] Exodus: Gods and Kings

Exodus adalah film yang mengangkat salah satu cerita dalam kitab suci yang terdapat di banyak agama. Exodus menceritakan tentang sepak terjang Musa membebaskan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Pas saya masih kecil, kisah ini adalah salah satu kisah paling keren yang ada di Alkitab. Tuhan pas lagi superbadass ya di sini, bisa mengeluarkan banyak bencana atau tulah hebat yang menimpa bangsa Mesir. Saya berniat menonton film ini sebenarnya hanya ingin tahu bagaimana gambaran modern kesepuluh tulah tersebut. Untung Exodus ngga dicekal kayak Noah.

[Review] Interstellar

Interstellar adalah film luar angkasa terbaik dan terakurat (mungkin masih ada salah-salah sedikit kalau mau nit-picking) setelah Gravity. Tidak ada suara di luar angkasa, tidak ada yang melebihi kecepatan cahaya, tidak ada pesawat luar angkasa yang aerodinamis, dan gravitasi buatan yang wajib dan hanya bisa menggunakan gaya sentrifugal.

[Review] Book of Life

Pertama kali lihat poster filmnya, biasa aja. Trus lihat namanya ada Guillermo del Toro sebagai produser. Ini pasti bukan film animasi sembarangan. Ternyata memang tidak sembarangan.

[Review] Rurouni Kenshin: The Legend Ends

Akhirnya film yang ditunggu muncul juga. Film Rurouni Kenshin: The Legend Ends langsung lanjut dari film sebelumnya yaitu Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno dan berusaha mengakhiri arc Shishio. Melihat hebat film kedua yang jauh dari film pertama, saya mempunyai harapan yang besar pada film ketiga ini. Saya berharap para Juppongatana yang sekilas muncul di film keduanya dapat mengeluarkan aksinya di sini.

[Review] Dracula Untold

Dracula Untold adalah film adaptasi cerita Dracula yang dari novelnya Bram Stoker yang sudah punya ratusan adaptasi melebihi adaptasi Sherlock Holmes. Ternyata setelah nonton film ini saya tidak jadi menyesal dan saya seperti diingatkan kalau saya suka game Castlevania yang juga merupakan adaptasi dari Dracula.

[Review] The Maze Runner

The Maze Runner adalah film yang diangkat dari novelnya James Dashner yang judulnya sama (saya belum baca). Awalnya niat saya nonton biasa-biasa aja karena melihat dari trailernya ini cuma film bersetting distopia untuk remaja-dewasa seperti film lain yang udah banyak muncul. Ternyata film ini adalah salah satu film yang wajib ditonton.